Membangun Sikap Kebersamaan Guru Pendidikan Kristiani di tengah Perilaku Intoleransi

Yunida Bawamenewi, Yonatan Alex Arifianto, Andreas Fernando

Abstract


Keadaan bangsa yang majemuk ini, membuat masyarakat yang ada dibangsa ini untuk menerima kemajemukan yang ada terutama bagi guru PAK dalam menjalankan tugas dan tanggung jawabnya sebagai pendidik. Oleh berbagai keberagaman yang ada di bangsa ini membuat suatu keunikan sekaligus menjadi pemicu konflik sehingga terjadinya perpecahan dan penyerangan dari berbagai belah pihak. Penulisan dalam paper ini, dengan menggunakan penelitian pustaka dengan pendekatan kualitatif deskriptif dan berharap dapat  peserta didik dan masyarakat untuk memiliki jiwa toleransi yang tingggi dalam menjaga kerukunan di bangsa ini, sehingga peran guru PAK sangat penting dalam mengayomi dan mendidik peserta didik agar sejak dini memahami nilai-nilai agama dan mampu menerapkannya dalam kehidupan bermasyarakat sejak sekarang dan seterusnya.

 


Full Text:

PDF

References


Agung, Dewa Agung Gede. “Keragaman Keberagamaan (Sebuah Odrati Kehidupan Berbangsa Dan Bernegara Berdasarkan Pancasila).” Jurnal sejarah, budaya dan pengajarannya 11, no. 2 (2017): 155. http://journal2.um.ac.id/index.php/sejarah-dan-budaya.

Amin, Munandzirul. “Merebaknya Intoleransi (Hate Speech Dan Hate Crime) Dalam Politik Indonesia.” Jurnal Politik Sosial Kemasyarakatan 12, no. 1 (2020): 87–99.

Anggito, Albi, and Johan Setiawan. “Metodologi Penelitian Kualitatif.” Edited by ella deffi Lestari (2018): 3–267.

Anshari, Moh. “Mengawasi Perilaku Intoleransi Di Lembaga Pendidikan, Monitoring Intolerant Behavior in Educational Institutions.” Jurnal Pendidikan Didaxei 1, no. 2 (2020): 74–81. http://e-journal.iaknambon.ac.id/index.php/DX/article/view/210/131.

Arifianto, Yonatan Alex. “Menumbuhkan Sikap Kerukunan Dalam Persepektif Iman Kristen Sebagai Upaya Deradikalisasi.” Khazanah Theologia 3, no. 2 (March 14, 2021): 93–104. https://journal.uinsgd.ac.id/index.php/kt/article/view/11761.

———. “Peran Gembala Menanamkan Nilai Kerukunan Dalam Masyarakat Majemuk.” Jurnal Teologi dan Pendidikan Agama Kristen 3, no. 1 (2020): 1–13.

Assyaukanie, Luthfi. “Akar-Akar Legal Intoleransi Dan Diskriminasi Di Indonesia.” JUrnal Maarif 13, no. 2 (2018): 27–42.

Boiliu, Fredik Melkias, Desetina Harefa, Haposan Simanjuntak, Septianus Waruwu, and Irfan F. Simanjuntak. “Model Pendidikan Agama Kristen Berwawasan Majemuk Dalam Membina Sikap Toleransi Beragama Di Indonesia.” KHARISMATA: Jurnal Teologi Pantekosta 4, no. 1 (July 30, 2021): 84–97. https://www.e-journal.stajember.ac.id/index.php/kharismata/article/view/82.

Fatmawati, Nur Ika, and Ahmad Farid. “Dari Sikap Radikal Menuju Perilaku Terorisme : Deskripsi Perilaku Teroris Di Kabupaten Lamongan.” Madani Jurnal Politik dan Sosial Kemasyarakatan 12, no. 2 (August 3, 2020): 170–183. http://e-jurnal.unisda.ac.id/index.php/MADANI/article/view/2006.

Fuadi, Afnan. Keragaman Dalam Dinamika Sosial Budaya Kompetensi Sosial Kultural Perekat Bangsa. Edited by Anggota IKAPI. 1st ed. Yogyakarta: penerbit deepublish (grup penerbitan CV Budi Utama), 2020. https://books.google.co.id/books?hl=id&lr=&id=-5v-DwAAQBAJ&oi=fnd&pg=PP1&dq=Jika,+di+tinjau+dari+sisi+lain+kemajemukan+budaya+dan+agama+termasuk+kekayan+bangsa+yang+sangat+bernilai,+namun+di+sisi+lain+juga+keragaman+kultural+ini+bisa+menjadi+pemicu+terjad.

Indah Susilowati, Christina Maya. “PANCASILA SEBAGAI SUMBER SEGALA SUMBER HUKUM DAN KEKERASAN ATAS NAMA AGAMA DI INDONESIA.” MASALAH-MASALAH HUKUM 45, no. 2 (April 19, 2016): 93. http://ejournal.undip.ac.id/index.php/mmh/article/view/13677.

Kamal, Muhiddinur. “PENDIDIKAN MULTIKULTURAL BAGI MASYARAKAT INDONESIA YANG MAJEMUK.” Al-Ta lim Journal 20, no. 3 (November 21, 2013): 451–458. http://journal.tarbiyahiainib.ac.id/index.php/attalim/article/view/42.

Kusuma, Rafles Abdi. “Dampak Perkembangan Teknologi Informasi Dan Komunikasi Terhadap Perilaku Intoleransi Dan Antisosial Di Indonesia.” Jurnal Dakwah dan Pengembangan Sosial Kemanusiaan 10, no. 2 (2019): 273–290.

Masinambaw, Yornan. “Transformasi Pendidikan Kristen Dalam Konteks Kebangsaan Indonesia.” Journal of Christian Education and Leadership 2, no. 1 (2021): 120–136.

Mutmainah, Dewi, and Kamaluddin. “Peran Guru Pendidikan Pancasila Dan Kewarganegaraan Dalam Membentuk Sikap Dan Kepribadian Siswa.” CIVICUS: Pendidikan-Penelitian-Pengabdian, Pendidikan Pancasila dan Kewarganegaraan 6, no. 2 (2018): 45–54.

Nego, Obet. “Teologi Multikultural Sebagai Respon Terhadap Meningkatnya Eskalasi Politik Identitas Di Indonesia.” PASCA: Jurnal Pendiidkan Teologi dan Pendidikan Agama Kristen 16, no. 2 (2020): 121–139.

Peter, Ramot. “PENDIDIKAN AGAMA KRISTEN DALAM MEMBANGUN WAWASAN KEBANGSAAN MENGHADAPI ISU INTOLERANSI DAN RADIKALISME.” VOX DEI: Jurnal Teologi dan Pastoral 1, no. 2 (December 27, 2020): 89–103. https://jurnal.sttekumene.ac.id/index.php/VoxDei/article/view/13.

Rantung, Djoys Anneke. Pendidikan Agama Kristen Dalam Kehidupan Masyarakat Majemuk. Edited by Lintang Rasi Aksara Books. 1st ed. Vol. 1. Yogyakarta: Lintang Rasi Aksara Books, 2017.

Setyawan, Nathanael Bagas, and Ridwan Arifin. “ANALISIS PERLINDUNGAN TERHADAP TOLERANSI KEBEBASAN BERAGAMA DI INDONESIA DALAM PERSPEKTIF HAK ASASI MANUSIA.” Nurani: Jurnal Kajian Syari’ah dan Masyarakat 19, no. 1 (June 28, 2019): 27–34. http://jurnal.radenfatah.ac.id/index.php/Nurani/article/view/3100.

Shaira, Ratu Eka, Tresna Dwi Nurida, and Rakhmat Hidayat. “Populisme Dan Intoleransi Dalam Dinamika Sosial Budaya Masyarakat Digital Indonesia.” Indonesian Journal of Sociology, Education, and Development 3, no. 1 (July 6, 2021): 43–52. http://ijsed.ap3si.org/index.php/journal/article/view/51.

Subagyo, Agus. “Implementasi Pancasila Dalam Menangkal Intoleransi, Radikalisme Dan Terorisme.” Journal Rental Keilmuan dan Kewarganegaraan 6, no. 1 (2020): 10–24. https://jurnal.stkippgritulungagung.ac.id/index.php/rontal/article/view/1509/10-24.

Suparlan, Parsudi. “Masyarakat Majemuk Dan Perawatannya.” Antropologi Indonesia, no. 63 (July 21, 2014). http://journal.ui.ac.id/index.php/jai/article/view/3397.

Supriadi, Endang, Ghufron Ajib, and Sugiarso. “Intoleransi Dan Radikalisme Agama: Konstruk LSM Tentang Program Deradikalisasi.” Jurnal Sosiologi Walisongo 4, no. 1 (2020): 53–72.

Susanti, Yudita, Fusnika, and Suryameng. “Strategi Membentengi Kalangan Pelajar Terhadap Paham Radikalisme Dan Intoleransi Di SMPN 01 Seberuang Kabupaten Kapuas Hulu.” jurnal pendidikan kewarganegaraan 5, no. 1 (2020): 6. http://jurnal.stkippersada.ac.id.

Tholkhah, Imam. “Potensi Intoleransi Keagamaan Siswa Sekolah Di Jawa Dan Sulawesi.” jurnal edukasi 11, no. 1 (2013): 3. file:///C:/Users/62813/Downloads/422-Article Text-867-1-10-20170831.pdf.

Triposa, Reni, and Yonatan Alex Arifianto. “Strategi Guru PAK Dalam Membangun Pancasila Sebagai Paradigma Integrasi Bangsa Terhadap Peserta Didik Di Era Milenial.” Jurnal Teologi Berita Hidup 4, no. 1 (2021): 165–179.

Wiyanto, Sukma Hadi. “Peran Pendiidkan Agama Dan Pendidikan Multikultural Terhadap Terwujudnya Kerukunan Antar Umat Beragama (Studi Kasus Di SMAK Penabur Cirebon Tahun Ajaran 2018-2019).” Jurnal Ilmiah Kajian Islam 4, no. 2 (2020): 39–54.

Zaluchu, Sonny Eli. “Strategi Penelitian Kualitatif Dan Kuantitatif Di Dalam Penelitian Agama.” Evangelikal: Jurnal Teologi Injili dan Pembinaan Warga Jemaat 4, no. 1 (2020): 28–38.

Zega, Yunardi Kristian. “Radikalisme Agama Dalam Perspektif Alkitab Dan Implikasinya Bagi Pendidikan Agama Kristen.” Journal Shanan 4, no. 1 (2020): 1–20.


Refbacks

  • There are currently no refbacks.


Indexed by: