Peran Pendidikan Agama Kristen dalam mewujudkan Nasionalisme

Yudi Santoso, Yonatan Alex Arifianto

Abstract


Radicalism that occurs in Indonesia has started to enter the world of school education, such as fundamentalism based on religion which feels right, which threatens national harmony. Moreover, there are many serious problems that occur on social media with the aim of blaming the nation's leaders and there are also goals that are made to insult each other which pose a threat to national unity. The existence of Christian religious education is expected to answer the attitudes of believers, and the attitudes of students to have a spirit of nationalism. The author uses a literature research method with a descriptive qualitative approach, which can be concluded that the sense of nationalism is manifested by the understanding that is owned about nationalism which is connected in the submission of every believer to submit to God's Word. So that from this understanding there is an actualization for the attitude of nationalism. Furthermore, believers or students are also able to see in terms of the value of biblical truth about the attitude of nationalism from the perspective of the Christian faith. As well as the active role of Christian education and the spirit of nationalism, an obligation for believers to be carried out with an attitude of respect for the state, for others to continue to be poured into a lifestyle that upholds the attitude of nationalism that builds the nation.

Abstrak
Radikalisme yang terjadi di Indonesia sudah mulai masuk dalam dunia pendidikan sekolah seperti paham fundamental berdasarkan agama yang merasa benar berakibat mengancam kerukunan berbangsa. Terlebih banyak persoalan yang serius yang terjadi di media sosial dengan tujuan menyalahkan pemimpin bangsa dan juga ada tujuan yang dibuat untuk saling menghina yang menimbulkan ancaman bagi persatuan bangsa. Adanya pendidikan agama Kristen diharapkan dapat menjawab sikap orang percaya, dan sikap peserta didik untuk memiliki jiwa nasionalisme. Penulis menggunakan metode penelitian pustaka dengan pendekatan kualitatif deskriptif, yang dapat disimpulkan bahwa rasa nasionalisme diwujudkan dengan adanya pengertian yang dimiliki tentang nasionalisme yang terhubung dalam penundukan setiap orang percaya tunduk akan Firman Tuhan. Sehingga dari pengertian ini maka ada aktualisasi bagi sikap nasionalisme. Selanjutnya orang percaya atau peserta didik juga mampu melihat dari sisi nilai kebenaran Alkitabiah tentang sikap nasionalisme dari persepktif iman Kristen. Serta peran aktif pendidikan Kristen dan semangat nasionalisme suatu kewajiban orang percaya yang dijalankan dengan sikap menghormati negara, sesama untuk terus dituangkan menjadi gaya hidup menjunjung sikap nasionalisme yang membangun bangsa.

Full Text:

PDF

References


A. A. Yewangoe. Agama Dan Kerukunan. Jakarta: Gunung Mulia, 2015.

Amin, M Ali Syamsuddin. “Komunikasi Sebagai Penyebab Dan Solusi Konflik Sosial.” Jurnal Common 1, no. 2 (2017).

Amran, Laode Jumaidin, and Sutiyana Fachruddin. “Persepsi Mahasiswa Tentang Pemberitaan Terorisme Di Metro Tv.” Convergence 2, no. 1 (2020): 14–25.

Angkouw, Semuel Ruddy, and Daniel Supriyadi. “Bela Negara Dalam Persepektif Iman Kristen Sebagai Makna Ketundukan Terhadap Pemerintah.” Jurnal Antusias 6, no. 2 (2021): 150–64.

Arifianto, Yonatan. “Deskripsi Sejarah Konflik Horizontal Orang Yahudi Dan Samaria.” PASCA : Jurnal Teologi Dan Pendidikan Agama Kristen 16, no. 1 (May 29, 2020): 33–39. https://doi.org/10.46494/psc.v16i1.73.

Arifianto, Yonatan Alex. “Pentingnya Pendidikan Kristen Dalam Membangun Kerohanian Keluarga Di Masa Pandemi Covid-19.” Regula Fidei Jurnal Pendidikan Agama Kristen 5, no. 2 (2020): 94–106.

———. “Peran Gembala Menanamkan Nilai Kerukunan Dalam Masyarakat Majemuk.” Voice Of Hamy Jurnal Teologi Dan Pendidikan Agama Kristen 3, no. 1 (2020): 1–13.

Arifianto, Yonatan Alex, and Joseph Christ Santo. “Iman Kristen Dan Perundungan Di Era Disrupsi.” Angelion: Jurnal Teologi Dan Pendidikan Kristen 1, no. 2 (2020): 149–63.

———. “Tinjauan Trilogi Kerukunan Umat Beragama Berdasarkan Perspektif Iman Kristen.” Angelion 1, no. 1 (2020): 1–14.

Arifianto, Yonatan Alex, and Asih sumiwi Rachmani. “Peran Roh Kudus Dalam Menuntun Orang Percaya Kepada Seluruh Kebenaran Berdasarkan Yohanes 16 : 13.” Jurnal Diegesis 3, no. 1 (2020): 1–12.

Baharun, Hasan, and Robiatul Awwaliyah. “Pendidikan Multikultural Dalam Menanggulangi Narasi Islamisme Di Indonesia.” Jurnal Pendidikan Agama Islam (Journal of Islamic Education Studies), 2017. https://doi.org/10.15642/jpai.2017.5.2.224-243.

Bondan Tiara, Sofyan. “Bela Negara Dan Ketahanan Ekonomi.” WIRA, 2016.

Fuad, A Jauhar. “Pembelajaran Toleransi: Upaya Guru Pendidikan Agama Islam Dalam Menangkal Paham Radikal Di Sekolah.” In Proceedings of Annual Conference for Muslim Scholars, 561–71, 2018.

Giawa, Nasokhili. “Kepemimpinan Nehemia Dan Relevansinya Dalam Pengelolaan Perguruan Tinggi Keagamaan Kristen Di Indonesia.” Jurnal Ilmiah Religiosity Entity Humanity (JIREH) 1, no. 2 (2019): 149–60. https://doi.org/10.37364/jireh.v1i2.17.

Hs, Hilma. “Mengenal Makna Bela Negara Di Masa Pandemi Virus Corona (Know the Meaning of Defending the Country in the Corona Virus Pandemic Period).” SSRN Electronic Journal, 2020. https://doi.org/10.2139/ssrn.3575683.

“Kbbi.Web.Id.” Accessed January 8, 2021. https://kbbi.web.id/layan.

Khotimah, Khusnul. “Wujud Bela Negara Melalui Pendidikan Budaya Hemat Energi.” Jurnal Pertahanan & Bela Negara, 2017. https://doi.org/10.33172/jpbh.v7i3.230.

Kusrahmadi, Sigit Dwi. “Nasionalisme Di Kalangan Mahasiswa Aliran Agama Kristen Saksi Yehova.” [Yogyakarta]: Universitas Gadjah Mada, 2001. http://staff.uny.ac.id/sites/default/files/Copy of Nasionalisme Revisi 27 Mei 2007_0.pdf.

Maftuh, Bunyamin. “Internalisasi Nilai-Nilai Pancasila Dan Nasionalisme Melalui Pendidikan Kewarganegaraan.” Jurnal Educationist 2, no. 2 (2008): 134–44.

Mahdayeni, Muhammad Roihan Alhaddad, Ahmad Syukri Saleh. “Manusia Dan Kebudayaan.” TADBIR : Manajemen Pendidikan Islam, 2019.

Manurung, Kosma. “Efektivitas Misi Penginjilan Dalam Meningkatkan Pertumbuhan Gereja.” DUNAMIS: Jurnal Teologi Dan Pendidikan Kristiani 4, no. 2 (2020): 225–33. https://doi.org/10.30648/dun.v4i2.242.

Mastel. “Hasil Survey Mastel Tentang Wabah Hoax Nasional.” Mastel, 2017, 18. http://mastel.id/press-release-infografis-hasil-survey-mastel-tentang-wabah-hoax-nasional/.

Minggus Minarto Pranoto. “RELASI GEREJA DENGAN NEGARA Sebuah Perspektif Teologi Kristen.” Jurnal Amanat Agung 5, no. 1 (2009): 1–12.

Muawanah, Siti. “Nasionalisme Melalui Pendidikan Agama Pada Peserta Didik Sma/Smk/Ma Di Wilayah Perbatasan Kalimantan Barat.” Smart (Studi Masyarakat, Religi, Dan Tradisi) 1, no. 2 (2015): 137–50. https://doi.org/10.18784/smart.v1i2.247.

Muda, Indra. “Potensi Konflik Horizontal Di Kota Medan.” Jurnal Perspektif 6, no. 2 (2013): 138–44.

Munip, Abdul. “Menangkal Radikalisme Agama Di Sekolah.” Jurnal Pendidikan Islam 1, no. 2 (1970): 159. https://doi.org/10.14421/jpi.2012.12.159-181.

Murod, Abdul Choliq. “Nasionalisme” Dalam Pespektif Islam”.” Citra Lekha 15, no. 2 (2011): 45–58.

Padondan, Daud. “Model Pemuridan Kontekstual Untuk Meningkatkan Nilai-Nilai Kebangsaan Bagi Mahasiswa Jurusan Kepemimpinan Kristen Institut Agama Kristen Negeri (Iakn) Toraja,” 2020. https://doi.org/10.31219/osf.io/ahb2z.

Permadi, Harits Aditya. “Penghinaan Terhadap Kepala Negara Perspektif Hukum Islam Dan Hukum Positif.” UNIVERSITAS ISLAM NEGERI SYARIF HIDAYATULLAH JAKARTA, 2017.

Peter, Ramot. “Pendidikan Agama Kristen Dalam Membangun Wawasan Kebangsaan Menghadapi Isu Intoleransi Dan Radikalisme.” VOX DEI: Jurnal Teologi Dan Pastoral 1, no. 2 (2020): 89–103. https://doi.org/10.46408/vxd.v1i2.13.

Prasetiyo, Agung. “PERANAN PENDIDIKAN KEWARGANEGARAAN DALAM MEMEBANGUN SEMANGAT MAHASISWA DALAM BELA NEGARA (The Role of Citizenship Education in Building Student Enthusiasm in Defending the Country).” SSRN Electronic Journal, 2020. https://doi.org/10.2139/ssrn.3621469.

Qodir, Zuly. “Perspektif Sosiologis Tentang Radikalisasi Agama Kaum Muda.” Maarif 8, no. 1 (2013): 45–66.

Rahayu, Minto, Rita Farida, and Asep Apriana. “Kesadaran Bela Negara Pada Mahasiswa.” Epigram 16, no. 2 (2019): 175–80. https://doi.org/10.32722/epi.v16i2.2232.

Romadi, Romadi. “Menelisik Peran Guru Dalam Pembumian Nasionalisme Awal Abad XX.” Journal of Indonesian History 7, no. 1 (2018): 62–70.

S, Laurensius Arliman. “Perlindungan Hukum Bagi Anak Dalam Perspektif Pancasila Dan Bela Negara.” UNIFIKASI : Jurnal Ilmu Hukum 5, no. 1 (2018): 58. https://doi.org/10.25134/unifikasi.v5i1.754.

Santoso, Sebastian Hadi, Hendro Aryanto, Program Studi, Desain Komunikasi, Fakultas Seni, Universitas Kristen Petra, and Jl Siwalankerto. “Perancangan Permainan Interaktif Mengenai Cinta Tanah Air Untuk Kalangan Usia 11-17 Tahun.” Jurnal DKV Adiwarna 1, no. 2 (2013): 1–13.

Saputra, Muhammad Ali. “Persepsi Kebangsaan Siswa Kristen Di Kawasan Timur Indonesia.” Pusaka 7, no. 1 (2019): 23–34. https://doi.org/10.31969/pusaka.v7i1.239.

Shabrina, Siti. “Memperkuat Kesadaran Bela Negara Di Tengah Pandemi COVID-19 (Strengthening the Awareness to Defend the Country in the Middle of the COVID-19).” SSRN Electronic Journal, 2020. https://doi.org/10.2139/ssrn.3576300.

Siahaan, Harls Evan. “Mengajarkan Nasionalisme Lewat Momentum Perayaan Paskah: Refleksi Kritis Keluaran 12:1-51.” DUNAMIS: Jurnal Penelitian Teologi Dan Pendidikan Kristiani 1, no. 2 (2017): 140–55. https://doi.org/10.30648/dun.v1i2.119.

Sidjabat, Dr. Binsen S. “Pendidikan Politik: Telaah Materi Ajar Pak Di Perguruan Tinggi Umum.” Voice of Wesley: Jurnal Ilmiah Musik Dan Agama 2, no. 1 (2019). https://doi.org/10.36972/jvow.v2i1.20.

Stevanus, Kalis. “Mengimplementasikan Pelayanan Yesus Dalam Konteks Misi Masa Kini Menurut Injil Sinoptik.” FIDEI: Jurnal Teologi Sistematika Dan Praktika 1, no. 2 (2018): 284–98. https://doi.org/10.34081/fidei.v1i2.21.

Subagyo, Agus. Bela Negara Peluang Dan Tantangan Di Era Globalisasi. Yogyakarta: Graha Ilmu, 2015.

———. “SYARAT-SYARAT KESIAPAN PENYELENGGARAAN PROGRAM BELA NEGARA.” Jurnal Pertahanan & Bela Negara, 2018. https://doi.org/10.33172/jpbh.v5i3.367.

Umra, Sri Indriyani. “Penerapan Konsep Bela Negara, Nasionalisme Atau Militerisasi Warga Negara.” Lex Renaissance 4, no. 2 (2019): 164–78.

Umrati, and Hengki Wijaya. Analisis Data Kualitatif Teori Konsep Dalam Penelitian Pendidikan. Sulawesi Selatan: Sekolah Tinggi Theologia Jaffray, 2020.

Wibowo, A. M. “Penanaman Nilai-Nilai Nasionalisme Melalui Pendidikan Agama Pada Sekolah Menengah Atas Di Perbatasan Negara: Implementasi Di SMAN 1 Jagoibabang Kabupaten Bengkayang Provinsi Kalimantan Barat.” Penamas 28, no. 3 (2015): 395–412.

Widodo, Suwarno. “Implementasi Bela Negara Untuk Mewujudkan Nasionalisme.” Jurnal Ilmiah Civis I, no. 1 (2011): 18–31.


Refbacks

  • There are currently no refbacks.