Pengantar Pola Asuh Orang Tua Dalam Keluarga Kristen

Christiani Hutabarat, Bobby Kurnia Putrawan

Abstract


The role of parenting parents is very important in forming a Christian family. How far and forms of parenting in the family, especially children, determines the success of parents to shape the character and educate their children towards a complete human being. So it can be said that parenting is inherited and passed on by their children. Parenting, mentoring and parental life models have a major influence on children's social development that can facilitate or hinder the ability and social development and growth of children in the family. Parenting patterns in the family are found that form self-control in children, shape the child's character well, and be able to develop potential. The conclusion is that parenting leads to learning for decision making, problem-solving, creative thinking, critical education, functional skills and communication skills, and self-awareness, through these things that are expected to change the way children think.

Abstrak
Peran pola asuh orang tua sangat penting dalam membentuk keluarga Kristen. Seberapa jauh dan dan bentuk pola asuh orang tua di dalam keluarga, khususnya anak, maka hal ini menentukan keberhasilan dari orang tua untuk membentuk karakter dan mendidik anaknya menuju manusia yang utuh. Sehingga dapat dikatakan bahwa pola asuh orang tua menjadi warisan dan diteruskan oleh anaknya. Pola asuh, pendampingan serta teladan hidup orangtua mempunyai pengaruh besar dalam perkembangan sosial anak yang dapat memperlancar atau menghambat kemampuan dan perkembangan serta pertumbuhan social anak-anak dalam keluarga. Pola asuh orang tua dalam keluarga ditemukan bahwa membentuk pengendalian diri pada anak, membentuk karakter anak dengan baik dan mampu mengembangkan potensi. Kesimpulannya adalah pola asuh orang tua bermuara pada belajar untuk pengambilan keputusan, pemecahan masalah, berpikir kreatif, kritis, pendidikan ketrampilan fungsional dan ketrampilan berkomunikasi, dan kesadaran diri, melalui hal-hal tersebut diharapkan dapat mengubah cara berpikir anak.

Full Text:

PDF

References


A, Doni Koesoema. Pendidikan Karakter, (Jakarta: Grasindo, 2007

Arismantoro. Tinjauan Berbagai Aspek Character Building: Bagaimana Mendidik Anak Berkarakter. Yogyakarta: Tiara Wacana, 2008.

Brand, Kent R.; Williams, D. Charles. Delapan Masalah Orangtua Dan Anak. Jakarta: BPK Gunung Mulia, 1998.

Dykstra, Craig. Family Promises; Faith and Family in The Context of The Church. Philadelphia: Geneva Press, 1986.

Gunarsa, Singgih D. Dasar dan Teori Perkembangan Anak. Jakarta: BPK Gunung Mulia, 1994.

Gunarsa, Yulia Singgih D. Asas-asas Psikologi. Jakarta: BPK Gunung Mulia, 2002.

Hendropuspito, Sosiologi Agama, Yogyakarta: Gunung Mulia, 1990.

Lewis, Barbara A. Character Building untuk Anak-Anak. Batam: Kharisma Publishing Group, 2001.

P, Harianto G. Pendidkan Agama Kristen dalam Alkitab dan Dunia Pendidikan Masa Kini. Yogyakarta: Andi Offset, 2012.

Rohidi, Tjetjep Rohendi. Kesenian Dalam Pendekatan Kebudayaan, Bandung: STISI Press, 2000.

Setiawan, Mary Go. Menerobos Dunia Anak. Bandung: Kalam Hidup, 2000.

Sijdabat, B. S. Menjadi Guru Profesional Sebuah Perspektif Kristiani. Bandung: Yayasan Kalam Hidup, 2000.

Subeno, Sutjipto. Indahnya Pernikahan Kristen. Surabaya: Momentum, 2012.

Tarsidi, Didi; Somad, Permanarian. Inklusi bagi Siswa Tunarungu, http://permanarian16. blogspot.com/2008/04/inklusi-bagi-siswa-tunarungu.html, diakses 20 April 2020.

Thompson, Marjorie L. Keluarga sebagai Pusat Pembentukan. Jakarta: BPK Gunung Mulia, 2001.

Tong, Stepen. Keluarga Bahagia. Surabaya: Momentum, 2012.


Refbacks

  • There are currently no refbacks.