Program Bayi Tabung Menurut Pandangan Alkitab

Maria Wijiati

Abstract


In line with advances in knowledge and technology, efforts to help infertile women have become the thought of world medical experts, namely by using the IVF program. Apart from all the benefits and positive values of IVF, it raises debate from religious, moral, legal, and ethical aspects. The purpose of this paper is to provide biblical solutions to Christians in dealing with questions about IVF. The research approach used is qualitative literature, with descriptive methods. Based on the results of this writing, the results obtained from the IVF program according to the Bible's viewpoint are firmly rejecting the IVF program because the process of making IVF is contrary to Bible truth. If the church socializes the process of making IVF and if the principle/process of IVF is understood by Christian couples that this violates the truth of the Bible, then couples who have no children will not force themselves to have offspring by means of IVF because children are God's gift.

Abstrak
Selaras dengan kemajuan pengetahuan dan teknologi, usaha untuk membantu perempuan mandul telah menjadi pemikiran para ahli kedokteran dunia, yakni dengan cara menggunakan program bayi tabung. Terlepas dari semua manfaat, dan nilai positif bayi tabung ini menimbulkan perdebatan dari aspek keagamaan, moral, hukum, maupun etika. Tujuan penulisan ini untuk memberikan solusi kepada orang Kristen secara alkitabiah dalam menghadapi pertanyaan seputar bayi tabung. Pendekatan penelitian yang digunakan adalah kualitatif literatur, dengan metode deskritif. Berdasarkan hasil penulisan ini, maka hasil yang diperoleh dari program bayi tabung menurut pandangan Alkitab adalah menolak dengan tegas program bayi tabung karena proses pembuatan bayi tabung bertentangan dengan kebenaran Alkitab. Apabila gereja mensosialisasikan proses pembuatan bayi tabung dengan benar dan apabila prinsip/proses bayi tabung dimengerti oleh pasangan Kristen bahwa hal tersebut melanggar kebenaran Alkitab, maka pasangan yang tidak memiliki keturunan tidak akan memaksakan diri untuk memiliki keturunan dengan cara program bayi tabung karena anak adalah anugerah Allah.

Full Text:

PDF

References


Alkitab Penuntun Hidup Berkelimpahan. Malang: Gandum Mas, 1999.

Al Mashri, Syaikh Mahmud. Bekal Pernikahan. Jakarta: Qisthi Press, 2010.

Bertens, K. Sketsa-sketsa Moral. Yogyakarta: Kanisius, 2004.

Boehlke, Robert R. Sejarah Perkembangan Pikiran dan Praktek Pendidikan Agama Kristen. Jakarta: BPK Gunung Mulia, 2009.

Borrong, Robert P. Kapita Selekta Bioetik: Perspektif Kristiani. Bandung: Jurnal Info Media, 2007.

Cap, William Chang OFM. Bioetika Sebuah Pengantar: Aborsi, Masturbasi, Bayi Tabung, Hukuman Mati, Pemanasan Global. Yogyakarta: Kanisius, 2009.

Cht, Ary Panjalu. Hypnosexolog: Terapi Membahagiakan Pasangan. Yogyakarta: Galang Pustaka, 2014.

Departemen Pendidikan Nasional, Kamus Besar Bahasa Indonesia Edisi Keempat. Jakarta: Gramedia, 2015.

Gunawan, Surya. Mau Anak Laki-Laki Atau Perempuan Bisa Diatur. Jakarta: Agromedia Pustaka, 2010.

Kelompok Seminat Kedokteran Reproduksi dan Embriologi, Fertilisasi In Vitro Dalam Praktek Klinik, . Jakarta: Puspa Swara anggota IKAPI, 2006.

Mahjuddin, Masail Al-Fiqh. Jakarta: Kalam Mulia, 2012.

Masduqi, K. H. Badri. Kiprah Dan Keteladanan. Yogyakarta: Pustaka Pesantren, 2008.

Nain Mohd., Shukri Ahmad dan Rohman, Md. Yusoft. Konsep, Teori, Dimensi & Isu Pembangunan. Johor Bahru: Universiti Teknologi Malaysia, 2003.

Nuryanto, Hery. Sejarah Perkembangan Teknologi Informasi Dan Komunikasi. Jakarta: Balai Pustaka, 2012.

Pusat Pembinaan dan Pengembangan Bahasa Republik Indonesia, Kamus Besar Bahasa Indonesia Edisi Kedua. Jakarta: Balai Pustaka, 1993.

Ristica, Octa Dwienda, dkk. Prinsip Etika Dan Moralitas Dalam Pelayanan Kebidanan. Yogyakarta: Deepublish, 2010.

Santoso, Eko Jalu. Life Balance Ways. Jakarta: Elex Media Komputindo, 2010.

Semiawan, Cony R. Panorama Filsafat Ilmu: Landasan Perkembangan Ilmu Sepanjang Zaman. Jakarta: Teraju, 2005.

Sumapraja, Sudraji. Penuntun Pasutri Program Melati. Jakarta: RSAB Harapan Kita, t.th.

Tim Redaksi Vitahealth, Infertil. Jakarta: Gramedia Pustaka Utama, 2007.

Wijaya, Agung. Seri Panduan Belajar Dan Evaluasi Biologi SMP/SMTs Kelas IX. Jakarta: Grasindo Wijaya, 2006.

http://health.kompas.com/read/2017/01/09/130500923/belum.hamil.tak.perlu.terburu-buru.program.bayi.tabung (Diakses, 16 Agustus 2017).

https://id.wikipedia.org/wiki/Fertilisasi_in_vitro (Diakses, 16 Agustus 2017).

http://ilmugreen.blogspot.co.id/2012/07/pengertian-bayi-tabung.html (Diakses, 16 Agustus 2017)

https://id.wikipedia.org/wiki/Fertilisasi_in_vitro (Diakses, 16 Agustus 2017).

http://maryfathim.blogspot.co.id/2012/08/pengertian-bayi-tabung.html (Diakses, 26 Agustus 2017).

http://ilmugreen.blogspot.co.id/2012/07/pengertian-bayi-tabung.html (Diakses, 26 Agustus 2017).

http://terapimuslim.com/penyebab-kemandulan-pada-pria-wanita (Diakses, 26 Agustus 2017).

https://id.wikipedia.org/wiki/Penyakit_kelamin (Diakses, 26 Agustus 2017).

http://www.morulaivf.co.id/id/post/teknologi-berbantu-icsi-imsi (Diakses, 27 Agustus 2017).

http://www.ayahbunda.co.id/prakonsepsi-gizi-kesehatan/jenis-jenis-program-bayi-tabung (Diakses, 27 Agustus 2017).

https://takdirsaili.wordpress.com/2010/02/03/intracytoplasmic-sperm-injection-icsi-sebagai/ (Diakses, 28 Agustus 2017).

http://teratai-clinic.com/our-services/proses-bayi-tabung/ (Diakses, 28 Agustus 2017).

https://spesalvifactisumus.wordpress.com/2015/01/10/masturbasi-atau-onani-dosakah/ (Diakses, 28 Agustus 2017).

http://dia.perkantas.net/iman-kristiani-iptek-kedokteran-dalam-menyongsong-tahun-2000-an/ (Diakses, 28 Agustus 2017).


Refbacks

  • There are currently no refbacks.