Makna frasa orang kudus yang telah meninggal bangkit menurut Matius 27:52 bagi orang Kristen masa kini

  • Hendra Setiadi

Abstract

Setiap manusia pasti akan mati, dan setiap manusia takut dengan yang namanya kematian karena manusia tidak tahu akan apa yang terjadi setelah kematian, contohnya adalah Kaisar China Qin Shi Huang pernah meminta para tabib istananya untuk mencarikan obat panjang umur. Bagaimana dengan orang-orang yang percaya kepada Yesus Kristus apakah mereka memiliki kepastian tentang kematian dan kebangkitan orang mati. Dengan kematian dan kebangkitan Yesus di kayu salib dan membangkitkan orang-orang kudus yang meninggal itu membuktikan bahwa Yesus Kristus berkuasa atas kematian bahkan atas alam semesta. Penelitian ini menggunakan penelitian kualitatif dengan metode penelitian pustaka (Library research) dengan menggunakan buku-buku, jurnal, artikel dan bahan bacaan lainnya. Hasil yang diperoleh dari penelitian ini bahwa kebangkitan orang mati sangat relevan sampai saat ini, artinya bahwa Pengikut Kristus harus memahami bahwa dibalik kematian ada kehidupan kekal di dalam Kristus Kesimpulan yang diperoleh adalah bahwa orang percaya harus memiliki pemahaman yang benar tentang makna kebangkitan orang mati, sehingga tidak lagi merasa kuatir akan kematian karena memiliki pengharapan yang pasti akan kehidupan kekal di dalam Kristus. untuk menyikapi hal ini, maka gereja memiliki tanggung jawab memberikan pengertian yang benar kepada orang percaya tentang makna kebangkitan orang mati yang sesuai dengan Firman Tuhan.

References

Andres Subagyo. Pengantar Riset Kuantitatif Dan Kualitatif:Termasuk Riset Teologi Dan Keragaman. Bandung: Kalam Hidup, 2004.

Charles C. Ryrie. Teologi Dasar 1. Yogyakarta: Andi, 1999.

Charles F. Pfeiffer dan Everett F. Harrison. The Wycliffe Bible Commentary. Malang: Gandum Mas, 2001.

Craig L. Blomberg dan Jennifer Foutz Markley. A Handbook Of New Testament Exegesis. Malang: Gandum mas, 2018.

Donald Guthrie. Teologi Perjanjian Baru II. Jakarta: BPK Gunung Mulia, 1995.

Donald Guthrie and Harun Hadiwijono. ..Tafsiran Alkitab Masa Kini 3 (Matius-Wahyu). Jakarta: Yayasan Komunikasi Bina Kasih, 2004.

Freddy Suyapto. “Diktat EHOTS, Manusia Dan Dosa,” n.d.

J.J. De Heer. Tafsiran Alkitab Injil Matius Pasal 1-22. Jakarta: BPK Gunung Mulia, 2001.

Louis Berkhof. Teologi Sistematika 2 Doktrin Manusia. Surabaya: Momentum, 2008.

Matthew Henry. Tafsiran Matthew Henry: Injil Matius 15-28, (Surabaya, Momentum, 2008),. Surabaya: Momentum, 2008.

Mohammad Noor Syam. Filsafat Pendidikan Dan Dasar Filsafat Pendidikan Pancasila. Surabaya: Usaha Nasional, 1986.

Samuel Benyamin Hakh. Perjanjian Baru Sejarah, Pengantar, Dan Pokok-Pokok Teologisnya. Bandung: Bina Media Informasi, 2010.

Sastro Soedirdjo. Menggali Isi Alkitab 3 Matius s/d Kisah Para Rasul. Jakarta: Yayasan Komunikasi Bina Kasih, 1988.

Sugiyono. Metode Penelitian Kuantitatif Kualitatif Dan R&D. Bandung: Alfabeta, 2019.

William Barclay. Pemahaman Alkitab Setiap Hari Injil Matus Pasal 1-10. Jakarta: BPK Gunung Mulia, 2006.

“Https://Www.Blueletterbible.Org/Lang/Lexicon/Lexicon.Cfm?Strongs=G1453&t=KJV Diakses 22 Desember 2023.”

“Https://Www.Blueletterbible.Org/Lang/Lexicon/Lexicon.Cfm?Strongs=G2837&t=KJV.”

“Https://Www.Blueletterbible.Org/Lang/Lexicon/Lexicon.Cfm?Strongs=G40&t=KJV Diakses 22 Desember 2023.”

“Https://Www.Blueletterbible.Org/Lang/Lexicon/Lexicon.Cfm?Strongs=G4983&t=KJV Diakses 22 Desember 2023.”

Published
2024-01-31
How to Cite
Setiadi, H. (2024). Makna frasa orang kudus yang telah meninggal bangkit menurut Matius 27:52 bagi orang Kristen masa kini. PNEUMATIKOS: Jurnal Teologi Kependetaan, 14(2), 145-157. https://doi.org/10.56438/pneuma.v14i2.111
Section
Articles